🍳 Memasak Telur Dadar🍳
Hari ke- 9 tantangan game level 3 saya merupakan hari ahad. Artinya mba Fa libur. Waktu pengerjaan tantangan lebih leluasa. Itu mimpi saya di waktu pagi, karena kenyataannya tidak😭.
Hari ke- 9 tantangan game level 3 saya merupakan hari ahad. Artinya mba Fa libur. Waktu pengerjaan tantangan lebih leluasa. Itu mimpi saya di waktu pagi, karena kenyataannya tidak😭.
Dia sudah mengeluh bosan di rumah terus karena ingin berkunjung ke rumah saudara yang cukup jauh. Padahal pagi sudah berkunjung ke rumah mbah. Sepertinya belum puas dia. Dan kebetulan hari Ahad ini mendung menggelayut dan sore harinya turun hujan cukup deras.
Karena lauk untuk makan sore habis, saya mengajak Fa untuk menggoreng telur dadar yang mudah. Dia meminta mengocok telur tersebut. Saya mengajarinya cara memecah telur, namun dia mengatakn tidak bisa. Baiklah, semoga suatu saat kamu bisa ya Fa.. berhubung dipantau oleh Mbah uti, beliau meminta menambahkan satu telur lagi dari dua telur yang sudah dipecahkan. Entah saya waktu itu sedang apa, lupa. Tiba- tiba saja Fa sudah memecahkan tambahan telur dan sudah tercampur di mangkok.
" Itu mba Fa yang mecahin telurnya? Bisa? " tanya saya menyelidik.
" Bisa mom..dari lubang yang keciiill.." jawabnya sambil memperagakan sesuatu yang kecil dengan tangannya.
" Alhamdulillah sudah bisa ya...terima kasih ya.." puji saya menguatkan kemampuannya.
Saya menambahkan bumbu beserta daun bawang yang sudah diiris lalu dia mengocoknya dengan semangat. Ketika sudah siap semua alat tempur untuk menggoreng, saya mulai menggoreng telur tersebut. Saya menawarkan pada Fa untuk menggorengnya tetapi kali ini belum berani. Alhasil saya yang menyelesaikannya. Ketika mengangkatnya dan meletakkan telur dadar yang sudah matang, saya meminta tolong padanya. Dengan takut - takut dia lakukan itu semua dan alhamdulillah berhasil. Telur dadar tersaji di atas piring dan dia memotong kecil supaya bisa terbagi rata untuk makan kami sekeluarga.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar