Pagi- pagi sekali Fa bangun tidur. Dia langsung turun dari tempat tidur dan mengambil botol bekas air mineral yang sudah disimpan di dalam tas sekolahnya.
Hari itu, Fa diberi tugas oleh gurunya di sekolah untuk membawa 1 botol bekas minuman kosong. Dari ia pulang sekolah memang sudah memberi tahu kepada saya dan botolnya sudah langsung diambil&disimpan di dalam tas tanpa saya suruh. Namun pagi- pagi sekali baru membuka matanya langsung kepikiran botol tersebut. Ternyata eh ternyata, dia sedang merasakan kekhawatiran jikalau ternyata diminta gurunya untuk membawa botol yang sudah dihias. Sesuai pengalaman saya dulu saat masih berkecimpung dalam dunia pendidikan TK, memang sering meminta murid untuk membawa botol bekaa dari rumah untuk kemudian digunakan sebagai media pembelajaran di sekolah sesuai tema. Sedangkan Fa entah darimana pemikiran itu tiba- tiba merasa harus membawa yang sudah dihias.
Alhasil dia sibuk mencari kertas hias *kertas krep=red* dan lem. Saya sudah memberi penjelasan bahwa botol bekas yang perlu dibawa tetapi dia masih dalam pendiriannya. Baiklah, silakan kamu berkreasi menghias botolmu sendiri ya Fa..mom mimiin ASI dede dulu.
Dan benar, dia mencari kertas krep sendiri dan bertanya kepada saya lem yang harus digunakan yang mana. Saya hanya memberi dia tantangan coba saja pakai lem yang Fa punya bisa atau tidak ( kali ini yang dipunyai memang lem kayu. Sudah pasti bisa). Begitu ia tempelkan ke botol menggunakan lem tersebut ternyata nempe sempurna. Dan dia senang sekali, karena artinya dia bebas berkreasi dengan bahan yang ada.
Selanjutnya dia meminta saya kertas krep warna lain, dan saya mengeluarkan simpanan kertas krep warna- warni kemudian saya berikan ke dia. Saya pun kembali ke Qaf untuk memberikan haknya.. dan taraaaaa...selesai juga ia menghias botol tersebut dengan tangannya sendiri. Menurut apa yang gurunya jelaskan, botol tersebut akan dipakai untuk membuat celengan.
Dari apa yang saya lihat ketika Fa membuat kreasi botol tersebut, saya merasa dia sudah mulai menyukai dunia kreasi atau kerajinan tangan seperti yang sudah saya stimulasi sebelumnya. Dia sering melihat saya mengutak- atik sesuatu untuk didaur ulang menjadi barang yamg bermanfaat dan hari ini, ia mampu menyelesaikannya sendiri. Dan benar saja begitu sampai di sekolah, memang harus membawa botol kosong dan hanya miliknya yang sudah dihias... mungkin hasilnya terlalu sederhana buat kita tapi buat dia, ini adalah prestasi. Dia punya ide sendiri, eksekusi sendiri dan membereskan kembali alat yang sudah dipakai. Dia juga bangga menunjukkan hasil karyanya ini ke semua orang yang ada di rumah.. tetaplah berkarya Fa semampumu.. Mom dukung selalu di belakangmu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar