Aku Anak Sholehah
Tanpa sengaja saya bersama Fa tengah tiduran di kasur sambil mengantar adeknya tidur, kami bermain tepuk- tepukan. Dia bercerita bahwa di sekolahnya tepuk dan nyanyian banyak sekali. Dia pun meminta saya untuk menyebutkan tepuk apa yang saya inginkan. Saya menyebutkan tepuk bebek, lalu dia nyanyikan dan tepuk. Saya meminta tepuk badut, dia memperagakan. Dari sini ia banyak belajar hal. Dia yang memang senang bermain tepuk dan menyanyi, jadi tepuk- tepuk dan nyanyian akan membuatnya tertarik. Auditori punyaa ..😁
Sampai tiba saatnya dia menyanyikan tepuk anak sholeh, saya pun bercerita kalau tepuk anak sholeh di sekolah saya dulu sedikit berbeda dan saya memperagakan. Setelah saya peragakan, ia pun berkomentar " ih..bagus banget tepuknya..". Saya mulai mengajaknya diskusi tentang anak sholeh versi tepuk. Saya sisipkan pesan- pesan islami. Dan sedikit membicarakan tentang berenangnua kemarin yang ia diisengi oleh seorang temannya. Saya menanyakan apakah iseng termasuk anak sholeh? Katanya bukan. Dia langsung bercerita bagaimana biasanya di sekolah. Saya pun jadi pendengar setianya kali ini. Hingga akhirnya saya tanyakan temannya tersebut meskipun suka iseng pasti ada sifat baiknya juga. Ayo sebutkan... Dan akhirnya terucapkan cerita kalau Fa tidak pernah diisengi di sekolah..😊
Alhamdulillah saya dan Fa belajar bersama tentang anak sholeh dan saya menyisipkan kata- kata harapan agar Fa bisa menjadi anak Mom yang sholehah.aamiin..
Dari kegiatan diskusi kami hari ini Fa mengembangkan gaya belajar auditori paling dominan dan kinestetik ketika bermain tepuk- tepuk..
#harike9
#tantangan10hari
#gayabelajaranak
#kuliahbunsayIIP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar